Minggu, 21 Agustus 2011

Sedikit inputan atau Tips cek kondisi mesin mobil


Tidak sedikit dari anda yang pernah dan sering bepergian jauh. dan pastinya pernah mengalami gangguan dan halangan dalam perjalanan. dan ini sangatlah mengganggu bahkan bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain.
tidak sedikit dari anda yang sedikit tidak peduli atau mungkin tidak peduli dengan kondisi kendaraan yang akan anda pakai. tapi saya sarankan anda untuk peduli pada kondisi kendaraan yang akan anda gunakan untuk bepergian. akan sangat merepotkan jika kendaraan mengalami masalah bukan pada tempatnya, misalnya ditengah kemacetan kabel kopling mobil anda putus karena seringnya menginjak kopling sementara usia kabel kopling atau komponen pengikatnya sudah uzur. hehehe... coba anda bayangkan jika hal itu terjadi pastinya akan sangat membahayakan pengguna jalan lain bukan? selain itu anda pasti akan merasa malu jika harus mendorong kendaraan ke pinggir padahal kondisi jalan pada saat itu sangatlah macet.

Jika tadi saya gambarkan pada saat macet, mungkin yang satu lagi jika anda mengalami masalah di tengah hutan yang gelap dimalam hari??? wow... mungkin menjadi film horror... hehehe.

Yang akan saya bahas kali ini adalah tentang cara mencegah kejadian-kejadian yang tidak di inginkan dalam perjalanan jauh anda. saya akan menjelaskan cara-cara pengecekan kendaraan sebelum anda berjalan jauh menggunakan mobil anda. saya tidak menjelaskan bagaimana cara mengganti partsnya tetapi menganalisa untuk mencegah kerusakan berlanjut.

kita mulai dari mesin, adapun komponen mesin tidak bisa langsung kita lihat langsung atau tertutupi komponen mesin lain tapi setidaknya kita bisa menganalisa dari cara cara berikut:

1. Buka kap mesin anda, lalu kunci kontak posisikan ON, lihat lampu indikator di instrument panel apakah ada yang aneh? dengarkan semua komponen mekanis elektrik bekerja selama 5-10 detik seperti fuel pump, EGR, coba anda biasakan setiap pagi anda hendak menghidupkan mesin, pastikan suara komponen-komponen bersuara normal. jika tidak normal atau bersuara kasar hendaknya anda konsultasikan masalah tersebut ke bengkel. jangan anggap remeh komponen yang bekerja sebelum mesin anda hidup, karena komponen tersebutlah yang mendukung mesin anda sesaat sebelum start.



2. Sesudah mesin anda hidup, dengarkan secara rinci apakah ada suara dengung yang tidak normal. saat nyala  AC atau tanpa AC apakah beda? dicatat dalam catatan anda, saat di gas atau berapa Rpm bunyi dengungnya. saat Fan bekerja atau tidak. semua kondisi dicatat supaya anda mudah menganalisanya di bengkel anda atau mungkin saat terjadi masalah anda bisa menganalisanya sendiri karena anda mempunyai catatan sendiri tentang riwayat mobil anda.


3. Kondisi cairan atau pelumas mesin juga harus di cek adalah air radiator, oli mesin, oli gearbox, oli power steering, dan lain sebagainya. periksa apakah kualitasnya atau terkontaminasi dengan cairan lain atau tidak? apakah ada kebocoran atau rembesan? catat periodik penggantiannya atau penambahannya. jika anda menambahkan cairan terlalu cepat berkurang maka ada kebocoran.



4. Periksa Belt atau sabuk penghubung untuk memutar alternator kompressor AC dan power steering. mungkin komponen ini tidak bisa dipastikan penggantiannya. cek kondisi fisiknya dengan mengintip kondisinya sudah mulai retak atau tidak? jika sudah retak maka anda harus membawanya ke bengkel untuk menggantinya. jika anda membawa kebengkel untuk menggantinya maka anda harus mengingatkan mekaniknya untuk juga memeriksa komponen mekanisme lainnya seperti roller & tensionernya dan bearing bearing lainya yang ada di kompressor atau piranti lain.

Yang saya sebutkan diatas adalah pengecekan manual yang harus anda lakukan mungkin setiap hari atau bisa sebulan sekali jika anda sangat sibuk dengan pekerjaan anda yang lain. jadi intinya pekerjaan ini adalah pekerjaan mengumpulkan data kendaraan anda sendiri dan ini sangat bermanfaat untuk anda dan bengkel anda dalam menyelesaikan masalah jika terjadi masalah yang jarang terjadi. 
satu tips lagi jika anda ke bengkel pastikan anda melakukan Autodiagnostik untuk melihat apakah terjadi kesalahan pada seluruh kelistrikan mobil anda? 




selamat mencoba.


Senin, 08 Agustus 2011

Knocking atau ngelitik

Knocking atau di Indonesia terkenal dengan sebutan ngelitik adalah waktu pengapian atau pembakaran yang tidak pas, mungkin lebih cepat atau mungkin lebih lambat. Di dalam mesin, campuran udara dan bensin (dalam bentuk gas) ditekan oleh piston sampai dengan volume yang sangat kecil dan kemudian dibakar oleh percikan api yang dihasilkan busi. Karena besarnya tekanan ini, campuran udara dan bensin juga bisa terbakar secara spontan sebelum percikan api dari busi keluar. Jika campuran gas ini terbakar karena tekanan yang tinggi (dan bukan karena percikan api dari busi), maka akan terjadi knocking atau ketukan di dalam mesin. Knocking ini akan menyebabkan mesin cepat rusak, sehingga sebisa mungkin harus kita hindari. Maaf jika artikel saya ini tidak menjelaskan tentang mesin kendaraan konvensional karena terlalu sering dijelaskan media sebelumnya.

ilustrasi terjadinya knocking & pre-ignition

Mesin modern mungkin bagi anda terlihat lebih rumit dan kompleks. Pada kenyataannya mesin modern mempermudah dan membuat semua lebih efisien. Beberapa peranti seperti karburator, pengapian konvensional (distributor) yang didalamnya masih menggunakan platina sudah digantikan fungsinya oleh sensor-sensor seperti engine speed sensor, throttle position sensor, inlet manipol pressure sensor, Knocking sensor, oxygen sensor dan lain sebagainya. Semua sensor mengumpulkan data untuk dikirim ke ECU dan diproses supaya semua berjalan dengan semestinya.

Knocking  disebabkan oleh banyak sebab seperti:

- Penyetelan timing advance yang belum pas, dalam kasus ini celah busi  juga sangat mempengaruhi timming advance. Maka dari itu pastikan celah busi  sesuai dengan rekomendasi pabrik baru melakukan penyetelan timing advance.

- Kualitas bahan bakar yang buruk. Perlu diketahui mesin-mesin modern sudah di set performa maksimal dengan kompresi tinggi. Maka untuk mendukung kinerja mesin sempurna dibutuhkan bahan bakar yang baik dan ber-oktan tinggi sesuai yang ditetapkan pabrik. Nama oktan berasal dari oktana (C8), karena dari seluruh molekul penyusun bensin, oktana yang memiliki sifat kompresi paling bagus. Oktana dapat dikompres sampai volume kecil tanpa mengalami pembakaran spontan, tidak seperti yang terjadi pada heptana, misalnya, yang dapat terbakar spontan meskipun baru ditekan sedikit.

- Kerak karbon dalam  ruang bakar. Salah satu penyebab timbunan kerak bahan bakar adalah buruknya kuwalitas bahan bakar atau mungkin pemakaian treatment. Umumnya mesin modern mengalami kasus ini, pemakaian bahan bakar yang sesudah sesuai dengan angka oktannya tetapi pemakaian tempuh yang lama untuk beberapa brand di Indonesia bisa menyebabkan timbunan karbon. Timbunan karbon di dalam ruang mesin atau piston akan membara pada suhu kerja mesin. Bara karbon bisa menyulut api campuran udara dan bahan bakar dengan sendirinya tanpa pemercikan bunga api busi.


Perhatikan  gambar piston diatas menununjukan karbon yang menempel, gambar ilustrasi dibawahnya menunjukan begitu mudahnya campuran bahan bakar terbakar dengan sendirinya sebelum busi mempercikan bunga api.

- Cara mengemudi yang salah. Yang dimaksud disini seperti pemakaian gigi tinggi pada kecepatan rendah sehingga mesin sangat terbeban. Untuk kasus ini mobil dengan gearbox otomatis juga bisa terjadi bahkan mungkin akan lebih banyak terjadi. Mobil dengan gearbox otomatis akan sangat jarang mangalami putaran tinggi dikarenakan sering digunakan di perkotaan (stop & go). Mesin yang jarang mengalami putaran tinggi akan sangat memungkinkan untuk menambah kotoran atau kerak karbon didalam ruang bakar.

- Suhu udara atau mesin yang tinggi. Suhu udara yang tinggi mengurangi kepadatan udara yang masuk kedalam ruang bakar sehingga pengurangan jumlah oksigen & campuran yang bisa dibakar, ini berarti pengurangan energy atau tenaga. Suhu mesin yang lebih tinggi dari yang di rekomendasikan juga bisa menyebabkan knocking karena bisa membuat campuran udara dan bahan bakar terbakar dengan sendirinya tanpa dinyalakan busi.


Jadi pada intinya knocking merupakan salah satu gangguan pada mesin. bunyi ketukan sekali pada mesin tidak banyak berpengaruh terhadap kinerja mesin. akan tetapi bila bunyi itu sering muncul maka mempercepat kerusakan mesin.


Solusi yang tepat untuk menangani masalah ini adalah dengan mengembalikan atau melakukan  penyetelan mesin ke kondisi terbaik (standar pabrik). mungkin bagi anda yang masih awam alangkah baiknya anda segera mengkonsultasikan masalah ini kepada mekanik atau bengkel langganan anda. pekerjaan yang harus dilakukan jika kondisi mesin belum begitu parah adalah dengan tune-up, penyetelan klep, pembersihan ruang bakar dengan engine conditioner, penyetelan advance timing sampai penyetelan emisi gas buang. jika kondisinya sudah parah maka harus dilakukan over haull.